Kamis, 25 September 2014

Pelajaran berharga dari Merajut

0 komentar
Merajut ? ide itu muncul karena kuota gratisan internet yang sayang banget kalau dinggurin,so aku pake buat streaming video,karna bingung video apa,tiba2 aku ngetik tentang tutorial merajut gitu deh.
Melihat video tutorialnya sih,kayaknya kecil banget cuma dimasuk2in terus ditarik gitu,yaelah anak sd aja bisa keles *sok2an* haha :D

Hari berikutnya aku putusin buat beli benang rajut sama jarumnya.
Di salah toko alat2 jahit di Solo, aku kayak orang hilang banget,muterin toko tapi gak ketemu sama yang namanya benang rajut,malah ketemu sama jilbab,mikirnya aku salah toko,eh pas nanya mbak2 ternyata benang rajut ada dilntai 2 *sigh*
Shock waktu naik ke lantai 2 dan disuguhi dengan beraneka macam benang dirak. Dalam hati *benang rajut yang mana ya?* haha
Singkat cerita aku malah interview dadakan gitu sama Ibu2 yang kayaknya udah mahir banget ngrajut,jadi tahu deh mana yang benang rajut dan mana yang benang biasa.
Pulang..and then aku minta diajarin sama ibuku dulu yang notabennya pernah ngerajut,so...melihat cara ibukku ngerajut cekatan banget dan ya ampun gampang banget ya *kelihatannya*
Lanjut aku nyoba sendiri,dan jeng jeng apa yang terjadi?
aku frustasi sendiri,gimana enggak,lihat tutorialnya aja enak banget dan kelihatan gampang,lihat yang ibu contohin tadi juga gampang *iya ngelihatnya* ternyata pas nyobain sendiri,geregetannya minta ampun karena nggak bisa-bisa, dan itu malah membuat aku semakin penasaran..
Rasa Penasaranku semakin dalam,tapi udah 3 jam nyoba malah pegel tangan dan pusing kepala, sampai malemnya aku masuk angin dan minum tolak angin coba? hehehe
So,aku putusin nyerah buat hari ini,besok masih pengen lanjut dong,karena masih penasaran :D

Aku tuh emang orangnya nggak kapok-kapok ya,udah nggak bisa tapi tetep ngeyel. Well,aku emang tipe orang yang kalau ini belum kelar,maka ya rasa penasaranku belum plong gitu,harus bener-bener plong dulu,entah plongnya itu bisa atau nggak itu masalah entarlah :D
Dijalan aja aku kebayang-bayang cara ngerajut,astaghfirullohaladzim...keterlaluan banget kan.hahaha
Tapi justru disitulah aku menemukan jalan keluar *lebay

Biasanya pulang kuliah sore itu rasanya capek dan langsung take a rest, tapi nggak dengan aku, setelah selesai ganti baju aku langsung berkutik dengan hak pen dan benang rajut, sambil mantengin video tutorial merajut dilaptop.
Kali ini aku pasti bisa !! *menyemangati diri sendiri* (gak ada yang nyemangati sih :p)
Subhanallah yang tadinya nggak bisa, entah apa yang terjadi,benang2 itu akhirnya luluh juga buat aku masukin dan tarik dengan mudah. *cieeee* haha,akhirnyaa aku bisa :) ,ya walaupun masih tahap awam dan belum secepat ahli2 rajut, dari yang kemarin benci banget , sekarang jadi suka ngerajut dan I love it :D

Jadi ada beberapa hal pelajaran berharga dari pengalamanku kali ini

1. kegagalan itu memang keberhasilan yang tertunda,kita masih bisa memperbaikinya :)
2. jangan menyerah !
3. jangan terlalu mmbenci sesuatu terlalu dalam, kalau terkadang kita malah akan jatuh cinta kepadanya

Let's Sharing,Have Fun and Don't Give Up ^^

@Restusyamsi


Rabu, 24 September 2014

Pandangan Mereka tentang Jurusan PG-PAUD

5 komentar
Let Share....

Assalamu'alaikum ukhti and akhi... :D

PG-PAUD ? apa sih yang muncul pertama kali dibenak kalian?
- guru anak kecil
- guru tk
- jursan yang kuliahnya nyanyi2 sama nari2
and the other opini yang menyesakkan hatiku lainnya

Iya,bener kok kalau jurusan alias prodi PG PAUD itu emang mencetak guru-guru PAUD (KB,TK,RA dll) yang profesional,berkarakter,kuat dan cerdas. Aamiin Ya Robb
dan nggak salah kok kalau di jurusan ini emang kuliahnya ADA nyanyi-nyanyi dan nari-nari. Eitss, tapi jangan salah dong,selain nyanyi-nyanyi dan nari-nari,masih banyak mata kuliah yang nggak kalah kece badai dan nggak kalah sama anak-anak dijurusan psikologi :D. Di Prodi PG-PAUD ada banyak ilmu psikologi anak yang kita pelajari : psikologi perkembangan anak,perkembangan kognitif,sosial emosi,fisik motorik,afektif,bahasa dan mata kuliah lainnya.

Awal aku masuk jurusan ini,jujur sebenarnya sih aku emang sedikit minder,soalnya omongan orang-orang luar itu rasanya menyesakkan dada.hiks
"jadi guru tk aja harus kuliah?"
"lulusan SMA aja bisa,ngapain harus kuliah"
"jadi guru tk itu,gajinya sedikit,jadi PNS juga susah"
dan semua jejalan yang menusuk relung hati yang paling dalam. :'(

Tapi untungnya aku punya Ibu yang super super sekaliiiii :*
Ibu,memang bener-bener malaikat tanpa sayap yang palinggg baik, dengan segala masukan-masukan dan motivasi yang ia berikan, akhirnya aku masuk prodi ini dengan Ikhlas lillahi ta'ala

Kalau kita mendengarkan semua omongan dan pandangan orang, mungkin kita bisa sakit hati setiap hari.Yupz, kata ibu,kalaupun gajinya sedikit,kamu bisa belajar jadi ibu yang baik di jurusan ini.
"kamu tahu,sekolah pertama bagi anak-anaknya adalah seorang Ibu"

Al-ummu madrasah al-ula
iza a'dadtaha a'dadta sya'ban thayyibal a'raq
Ibu adalah sekolah utama
bila engkau mempersiapkannya,maka engkau telah mempersiapkan generasi terbaik :)

Subhanalah..sungguh motivasi yang luar biasa, seandainya seluruh orang mau membuka mata hati mereka,maka mereka akan tahu bahwa di jurusan PG-PAUD itu bukan hanya mencetak calon-calon guru profesional,namun juga mencetak calon - calon ibu yang akan menerapkan ilmu-ilmu yang mereka dapatkan di bangku kuliah kepada anak-anaknya kelak,sehingga menjadi anak penerus bangsa yang subhanallah... Aamiin Ya Robb

Lagi pula sekarang malah makin banyak lembaga-lembaga PAUD didirikan,dan universitas swasta aja malah berlomba-lomba mendirikan prodi PG PAUD,so kita yang diterima di negeri jangan minder dong. Fighting !!!

Postingan ini aku persembahkan untuk adik-adik mahasiswa baru yang masih ngerasa rendah diri dan minder diterima dijurusan ini. Have Fun aja,dibawa santai,ambil positifnya , niatkan diri kamu :)

Wassalamu'alaikum

follow
@Restusyamsi

Puisi Tentangnya

0 komentar

Kupadamkan cahaya di kamar hingga gelap ku ingin terlelap

Tenggelam dilautan rasa
Yang tak pula kutahu dalamnya

Dalam hening ku mencoba tuliskan semua...

Bila saja mulut ini mampu tuk ungkapkan
Ingin kunyanyikan nada
Ini puisi tentangnya

Bila saja hati ini mampu tuk lukiskan
Ingin kutuliskan semua
Ini puisi tentangnya

Tentang dia... tentang sebuah nama
Yang hanya terucap dalam do'a
Tenggelam dilautan kata
Yang tak pula ku tahu arahnya

Ini lirik lagu Ost Hijabers In Love yang dinyanyiin Jelita (Vebby Palwinta) pas ending2nya

And aku suka bgt lagunya,soalnya ngena bgt sama kisahku :')

@Restusyamsi

Minggu, 21 September 2014

Perjalananku Mengikuti sebuah Organisasi part 2

0 komentar

Lanjut dari postingan sebelumnya, dari ikut rapat yang hanya sekedar formalitas,kini berlanjut menjadi salah satu panitia sebuah acara misalnya. Jadi perkap,bendahara,pdd gitu-gitu.
Aku dulu nol kosong banget maksudnya perkap,pdd apaan sih? Orang gak ngerti disuruh jadi panitianya. Iya itu pemikiranku dulu. Tapi kakak tingkat ngasih penjelasan dan ngomong 'makanya nggak tahu dek,kamu jadi perkap biar nantinya tahu'. Kalimat yang dulu rasanya jleb banget tapi sekarang aku ngerti apa maksud dari kalimat itu.

Bener,kalo semua orang ngomongnya nggak bisa, terus kapan manusia bakalan bisa kalau nggak mencoba ? *wise bgt* :D

Dari sini kesadaranku mulai tumbuh, mengikuti organisasi itu adalah sebuah amanah, ini masalah hati dan ikhlas nggaknya kita menjalankan amanah ini. Kita nggak dibayar disini,tapi nanti yang dapet manfaatnya juga diri sendiri kok. Kalau ku ikutny di HMP Prodi, ya tanggung jawabnya sama prodi dan Allah SWT tentunya.

Proker demi proker terlewati, dan satu demi satu menjadi seksi perkap,bendahara,dll kucicipi. Tanpa sadar ilmu dan pengalaman kita bertambah. Dari yang tadinya terpaksa sekarang jadi menikmati.
Rasanya Amazing bgt pokoknya

Terus apa sih yang membuat kita yang dari awalnya 'terpaksa' jadi luar biasa enjoy?
So simple
Kalau menurutku, yang penting sih kita niat dulu , kalau awalnya udah males ya niatkanlah buat Allah paling nggak. Kalau udah niat,lnjut dengan Ikhlas,nah kalau kita udah niat dan ikhlas,kita menjalankan organisasi itu jadi enteng dan bisa merasakan betapa menyenangkannya mengikuti organisasi itu sendiri.

Kalau akhirnya masih ngeluh capeklah ini itu,tapi kalo niat kita sudah lurus dan IKHLAS ..Inshaa Allah Lelahmu Lillahi Ta'ala :)

Itulah sedikit ceritaku mengenai organisasi,semoga bisa membuka wawasan kalian. Bahwa mengikuti organisasi itu nggak semenyeramkan pandangan awal kita :)

@restusyamsi

Perjalananku Mengikuti sebuah Organisasi

0 komentar

Let's Share and have fun ^^

Assalamu'alaikum .
Ikut Organisasi? Apa yang muncul pertama kali dibenak kalian?
- sok sibuk
- banyak rapat
- pulang sore
- ngeluarin banyak uang
And the other opini..

Well,bisa dibilang semua hal diatas itu nggak salah,tapi juga nggak bener *hloh?*
Dulu pertama kali aku memulai sebuah organisasi juga pendapatku sama seperti hal-hal diatas itu,terus kenapa nekat ikut organisasi???
*itu kan pertanyaan yang muncul di benak kalian?

Awalnya motivasi saya untuk mengikuti sebuah organisasi adalah
1. Belum pernah ikut organisasi ,rasanya culun banget gitu,berasa hambar dan ngebayangin riwayat hidup kok nggak ada riwayat organisasinya :D
2. *kayaknya* ikut organisasi itu menyenangkan :)
Dan akhirnya nekat ikut organisasi ,walaupun belum organisasi yang waow setingkat BEM misalnya.

Aku mulai mengikuti organisasi di awal tahun 2014 'HMP Golden Age' namanya :)
Usia emas? Yapz,organisasi prodi PG-PAUD FKIP UNS ^^

Mengikuti serangkaian magang di bulan oktober tahun lalu dan akhirny dilantik menjadi salah satu pengurus di HMP GA :)

Dan aku masuk bidang MESWA 'Manajemen Usaha Mahasiswa' . Sebagai salah satu staff di bidang kewirausahaannya mahasiswa.

Dulu pas awal-awal masuk HMP GA disuruh rapat gitu malesnya Ya Allah...
Iya dulu kalo malem2 lagi nyantai terus dapet jarkom staff kalo besoknya rapat gitu,langsung ngedown rasanya *lebay* wkwk, tapi ini beneran,emang gitu yang aku rasain,sampe sekarang sih ya masih,tapi nggak seserem dulu pandangannya.

Dulu juga ikut rapat itu masih ada rasa 'keterpaksaan' gitu, boleh dibilang ikutan buat formalitas gitulah. Itu dulu ya... DULU !!!
And now..apa bedanya?
--bersambung-- the next post yak ^^
@Restusyamsi

Kamis, 11 September 2014

Pengagummu dalam diam

0 komentar

Sejak hari itu
Bayangmu selalu hadir menghiasi hariku

Aku tak tahu
Aku tak mengerti
Sebenarnya apa yang sedang kurasakan

Aku terkagum dengan indahnya akhlakmu
Terkagum dalam manisnya lisanmu
Bahkan dalam tenangnya pandanganmu
Subhanallah...

Semua begitu sempurna di indraku..
Lalu bolehkah aku menjadi pengagummu?

Izinkan aku menjadi pengagummu dalam diam :)

@Restusyamsi

Rabu, 12 Maret 2014

Teori-teori Pengembangan Bahasa

0 komentar
Teori Nativisme 
teori ini dikemukakan oleh Noam Chomsky pada tahun 1974,bahwa bahasa merupakan pembawaan dan bersifat alamiah.
Teori Behaviorisme
teori ini dikemukakan oleh Skinner,bahwa anak dilahirkan tanpa membawa kemampuan apapun. Anak haru sbelajar bahasa melalui pengkondisian dari lingkungan, proses imitasi, dan diberikan penguatan.
  Faktor - faktor penting dalam mempelajari bahasa
  1. Imitasi
  2. Reward
  3. Reinforcement
  4. Frekuensi Perilaku
Teori Kognitifisme
dikemukakan oleh Piaget dan Vygotsky,bahwa anak dilahirkan dengan kecenderungan berperan aktif terhadap lingkungannya dalam memproses suatu informasi dan dalam menyimpulkan tentang struktur bahasa.
Namun teori ini dikritik karena dianggap memiliki pengaruh kecil terhadap perkembangan kognitif.
 Teori Pragmatisme
dikemukakan oleh Halliday,bertitik tolak dari pandangan bahwa tujuan anak belajar bahasa adalah untuk bersosialisasi dan mengarahkan perilaku orang lain agar sesuai keinginannya.
Halliday menyatakan anak belajar bahasa berfungsi :
  1. Bahasa Instrumental "Saya ingin...."
  2. Bahasa Dogmatis  "Berikan pada saya..."
  3. Bahasa Interaksi  "Ajaklah saya..."
  4. Bahasa Personal "Saya senang ini..."
  5. Bahasa heuristik " mengapa ?" "Bagaimana?"
  6. Bahasa imajinatif "Seandainya saya..."
  7. Bahasa Informatif  "Saya sampaikan..."
Teori Interaksionisme
bertitik tolak pada pandangan bahwa bahasa merupakan perpaduan faktor genetik dan lingkungan.