1. Bayi (0-2 tahun)
-Bacakan Al Qur'an dari surat Al fatihah
-Tiap hari 4 kali waktu (pagi, siang, sore, malam)
-Tiap 1 waktu satu surat diulang 3x
-Setelah hari ke-5 ganti surat An Naas dengan metode yang sama
-Tiap 1 waktu surat yg lain-lain diulang 1x2
2. Diatas 2 tahun
-Metode sama denga teknik pengajaran bayi. Jika kemampuan mengucapkan
kurang, maka tambah waktu menghafalnya, mis dari 5 hari menjadi 7 hari
-Sering dengarkan murattal
3. Diatas 4 tahun
-Mulai atur konsentrasi dan waktu untuk menghafal serius
-Ajari muraja'ah sendiri
-Ajari menghafal sendiri
-Selalu dimotivasi supaya semagat selalu terjaga
-Waktumenghafal 3-4x perhari
Ya Allah jadikan kami dan keluarga kami sebagai hambaMu yang mencintai
Al-Qur'an. Jadikan anak keturunan kami sebagai generasi Qur'ani,
penghafal dan pengamal Al-Qur'an. Jadikan Al-Qur'an sebagai syafaat di
hari Akhir nanti. Aamiin Allaahumma Aamiin
Rabbi Hablii Minash Shaalihiin
Ya Allah anugerahkanlah kepadaku (seorang anak) yang termasuk orang-orang yang shalih ( QS. Ash-shaaffat : 100)
Tampilkan postingan dengan label PG PAUD. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label PG PAUD. Tampilkan semua postingan
Jumat, 27 Maret 2015
Cara Mengajarkan Anak Menghafal Al Qur'an Sejak Dini
0 komentar
Label:
Anak Usia Dini,
Cinta,
Mendidik anak islami,
PG PAUD
Senin, 29 September 2014
Belajar Menjadi Muslimah Sejati dengan FKIP PG PAUD
1 komentar
Seperti postinganku sebelumnya,masuk prodi PG PAUD itu adalah pilihan yang tepat untuk belajar menjadi guru sekaligus calon ibu yang akan melayani anak-anaknya kelak dengan ilmu yang didapatkannya. Inshaa Allah :)
Terus apa hubungannya dengan muslimah sejati ?
Begini ceritanya, ini sih khusus yang FKIP UNS ya :) khususnya lingkup PGSD dan PG PAUD. Di lingkup dua prodi ini mahasiswa tidak diizinkan mengenakan segalanya yang berbau jeans,apalagi celana bagi mahasiswinya,baju berbahan kaos juga dilarang (kecuali jadwalnya OR). Maksudnya sebagai calon ibu guru, masak ya pakaiannya celana..jeans lagi -,- makanya aku bilang belajar menjadi muslimah sejati.
Dulu awalnya sih aku juga keberatan masak pake rok tiap hari, kan sekali-kali harusnya boleh dong pake celana, kalau nggak boleh jeans ya yang bahan kain gitu. tapi setelah dijalani dan dirasakan,aku sangat menikmati :)
Tetep sih, masih banyak mahasiswi yang nggak terima kalau nggak boleh pake celana jeans, kalau buat aku sih santai-santai aja,aku juga nggak suka pake celana jeans,toh aku cuma punya 2 celana jeans dan itupun hampir nggak pernah kupakai :D
Makin kesini,aku jadi paham maksud prodi kok, kenapa ngelarang mahasiswanya berpakaian jeans yang sudah berlabel ketat itu. Yupz, manfaatnya kita sendiri yang ngerasain,diantaranya ya sebagai muslimah, dengan pakai rok kan kita belajar menjadi muslimah sejati,jadi kita bisa menghindari pakaian-pakaian yang memperlihatkan lekuk tubuh. Sedikit cerita *dulu waktu jaman aku SMA waktu les dan temen aku pakai celana jeans,kita lagi jalan berdua waktu itu di trotoar jalan,terus ada bapak-bapak lagi tiduran gitu, dan pas aku sama temenku lewat,yang dilihat bapaknya pertama kali itu kaki temen aku yang pake celana jeans itu ,heuh bayangin aja ,ternyata berpakaian ketat itu menimbulkan dosa secara tidak sengaja.
Hidupku aneh banget ya, kalau kalian sudah baca semua postinganku pasti kalian bakalan menyimpulkan kalau aku tu wanita yang aneh.
'' pantes aja ngga pernah pacaran, pake celana jeans aja ga mau..gimana mau kelihatan auranya ''
itu sih pendapat sebagian besar orang, why? pacaran juga ga ngejamin dia yang sekarang jadi pacar bakalan jadi Imam kita kelak kan?. Soal cara berpakaian setiap orang kan juga beda,tergantung lingkungan sih,pelajari teori behaviorisme deh :p
nggak selalu karena lingkungan sih,contohnya aku , sebenarnya Ibuku juga gak ngelarang aku pakai celana jeans. Kadang - kadang ibuku malah nyuruh aku pake celana jeans sekali-kali,katanya sih biar nggak kekecilan celananya,kan nggak pernah dipake. Apaan,belum dipake juga aku ngerasa celana jeans udah kekecilan, ketat dan ngga nyaman banget kalo dipake, nyucinya juga susah,susah keringnya. hehehe
Selain itu, dengan kita memakai rok (mahasiswi), celana non jeans (mahasiswa) dan melarang memakai baju yang berbahan kaos,kita juga bisa meneduhkan pandangan kita,terhindar dari berprasangka buruk (biasanya kan kita kalau lihat pakaian yang memperlihatkan lekuk tubuh,kita langsung berprasangka buruk dan ghibah dengan teman kita).See, betapa kerennya lingkup kampus wilayah IV .Subhanallah
Muslimah sejati itu berpakaian sopan,rapi dan tentu saja tidak memperlihatkan lekuk tubuh. Let's try to be Muslimah Sejati :)
@Restusyamsi
Rabu, 24 September 2014
Pandangan Mereka tentang Jurusan PG-PAUD
5 komentar
Let Share....
Assalamu'alaikum ukhti and akhi... :D
PG-PAUD ? apa sih yang muncul pertama kali dibenak kalian?
- guru anak kecil
- guru tk
- jursan yang kuliahnya nyanyi2 sama nari2
and the other opini yang menyesakkan hatiku lainnya
Iya,bener kok kalau jurusan alias prodi PG PAUD itu emang mencetak guru-guru PAUD (KB,TK,RA dll) yang profesional,berkarakter,kuat dan cerdas. Aamiin Ya Robb
dan nggak salah kok kalau di jurusan ini emang kuliahnya ADA nyanyi-nyanyi dan nari-nari. Eitss, tapi jangan salah dong,selain nyanyi-nyanyi dan nari-nari,masih banyak mata kuliah yang nggak kalah kece badai dan nggak kalah sama anak-anak dijurusan psikologi :D. Di Prodi PG-PAUD ada banyak ilmu psikologi anak yang kita pelajari : psikologi perkembangan anak,perkembangan kognitif,sosial emosi,fisik motorik,afektif,bahasa dan mata kuliah lainnya.
Awal aku masuk jurusan ini,jujur sebenarnya sih aku emang sedikit minder,soalnya omongan orang-orang luar itu rasanya menyesakkan dada.hiks
"jadi guru tk aja harus kuliah?"
"lulusan SMA aja bisa,ngapain harus kuliah"
"jadi guru tk itu,gajinya sedikit,jadi PNS juga susah"
dan semua jejalan yang menusuk relung hati yang paling dalam. :'(
Tapi untungnya aku punya Ibu yang super super sekaliiiii :*
Ibu,memang bener-bener malaikat tanpa sayap yang palinggg baik, dengan segala masukan-masukan dan motivasi yang ia berikan, akhirnya aku masuk prodi ini dengan Ikhlas lillahi ta'ala
Kalau kita mendengarkan semua omongan dan pandangan orang, mungkin kita bisa sakit hati setiap hari.Yupz, kata ibu,kalaupun gajinya sedikit,kamu bisa belajar jadi ibu yang baik di jurusan ini.
"kamu tahu,sekolah pertama bagi anak-anaknya adalah seorang Ibu"
Subhanalah..sungguh motivasi yang luar biasa, seandainya seluruh orang mau membuka mata hati mereka,maka mereka akan tahu bahwa di jurusan PG-PAUD itu bukan hanya mencetak calon-calon guru profesional,namun juga mencetak calon - calon ibu yang akan menerapkan ilmu-ilmu yang mereka dapatkan di bangku kuliah kepada anak-anaknya kelak,sehingga menjadi anak penerus bangsa yang subhanallah... Aamiin Ya Robb
Lagi pula sekarang malah makin banyak lembaga-lembaga PAUD didirikan,dan universitas swasta aja malah berlomba-lomba mendirikan prodi PG PAUD,so kita yang diterima di negeri jangan minder dong. Fighting !!!
Postingan ini aku persembahkan untuk adik-adik mahasiswa baru yang masih ngerasa rendah diri dan minder diterima dijurusan ini. Have Fun aja,dibawa santai,ambil positifnya , niatkan diri kamu :)
Wassalamu'alaikum
follow
@Restusyamsi
Assalamu'alaikum ukhti and akhi... :D
PG-PAUD ? apa sih yang muncul pertama kali dibenak kalian?
- guru anak kecil
- guru tk
- jursan yang kuliahnya nyanyi2 sama nari2
and the other opini yang menyesakkan hatiku lainnya
Iya,bener kok kalau jurusan alias prodi PG PAUD itu emang mencetak guru-guru PAUD (KB,TK,RA dll) yang profesional,berkarakter,kuat dan cerdas. Aamiin Ya Robb
dan nggak salah kok kalau di jurusan ini emang kuliahnya ADA nyanyi-nyanyi dan nari-nari. Eitss, tapi jangan salah dong,selain nyanyi-nyanyi dan nari-nari,masih banyak mata kuliah yang nggak kalah kece badai dan nggak kalah sama anak-anak dijurusan psikologi :D. Di Prodi PG-PAUD ada banyak ilmu psikologi anak yang kita pelajari : psikologi perkembangan anak,perkembangan kognitif,sosial emosi,fisik motorik,afektif,bahasa dan mata kuliah lainnya.
Awal aku masuk jurusan ini,jujur sebenarnya sih aku emang sedikit minder,soalnya omongan orang-orang luar itu rasanya menyesakkan dada.hiks
"jadi guru tk aja harus kuliah?"
"lulusan SMA aja bisa,ngapain harus kuliah"
"jadi guru tk itu,gajinya sedikit,jadi PNS juga susah"
dan semua jejalan yang menusuk relung hati yang paling dalam. :'(
Tapi untungnya aku punya Ibu yang super super sekaliiiii :*
Ibu,memang bener-bener malaikat tanpa sayap yang palinggg baik, dengan segala masukan-masukan dan motivasi yang ia berikan, akhirnya aku masuk prodi ini dengan Ikhlas lillahi ta'ala
Kalau kita mendengarkan semua omongan dan pandangan orang, mungkin kita bisa sakit hati setiap hari.Yupz, kata ibu,kalaupun gajinya sedikit,kamu bisa belajar jadi ibu yang baik di jurusan ini.
"kamu tahu,sekolah pertama bagi anak-anaknya adalah seorang Ibu"
Al-ummu madrasah al-ula
iza a'dadtaha a'dadta sya'ban thayyibal a'raq
Ibu adalah sekolah utama
bila engkau mempersiapkannya,maka engkau telah mempersiapkan generasi terbaik :)
Subhanalah..sungguh motivasi yang luar biasa, seandainya seluruh orang mau membuka mata hati mereka,maka mereka akan tahu bahwa di jurusan PG-PAUD itu bukan hanya mencetak calon-calon guru profesional,namun juga mencetak calon - calon ibu yang akan menerapkan ilmu-ilmu yang mereka dapatkan di bangku kuliah kepada anak-anaknya kelak,sehingga menjadi anak penerus bangsa yang subhanallah... Aamiin Ya Robb
Lagi pula sekarang malah makin banyak lembaga-lembaga PAUD didirikan,dan universitas swasta aja malah berlomba-lomba mendirikan prodi PG PAUD,so kita yang diterima di negeri jangan minder dong. Fighting !!!
Postingan ini aku persembahkan untuk adik-adik mahasiswa baru yang masih ngerasa rendah diri dan minder diterima dijurusan ini. Have Fun aja,dibawa santai,ambil positifnya , niatkan diri kamu :)
Wassalamu'alaikum
follow
@Restusyamsi
Langganan:
Postingan (Atom)
