Minggu, 24 Mei 2015
Dengan diamku
0 komentaruntuk pertama kalinya, aku mengenal lawan jenis secara lebih dekat
awalnya aku tidak ada maksud lebih, karena dia adalah temanku sejak kecil
namun seiring berjalannya waktu yang kita lalui bersama
perasaan ini seakan tanaman yang semakin menjulang tinggi apabila disirami
aku mencoba memahami sebenarnya apa yang aku rasakan
mungkin awalnya aku hanya mengagumi dia, merasakan kenyamanan saat bersamanya
namun lambat laun, aku yakin ini adalah cinta. ya... aku mencintai dia
Jujur, ini adalah kali pertamanya aku berjalan berdua dengan lawan jenis
selama 20 tahun, aku tidak pernah menjalani masa - masa pdkt ataupun sejenisnya
kalaupun pernah jalan dengan lawan jenis, itupun bersama-sama dengan teman-teman yang lainnya
jadi,ini adalah untuk pertama kalinya aku mencintai seseorang begitu dalam dan serius.
"setahun sudah aku memendam perasaan ini
sebenarnya aku juga tidak berbakat dalam urusan memendam perasaan
aku terkesan cuek,padahal aku menyimpan keinginan yang begitu besar
sebenarnya aku nggak secuek itu
kamu harus tahu seberapa bersungguh - sungguh aku untuk mencintai kamu
kamu adalah orang pertama yang membuat perubahan besar dalam hidupku
di balik cuekku, sebenarnya selama ini aku selalu memperhatikan kamu
diam - diam aku menatapmu dari jendela ruang tamu ketika waktu sholat jum"at tiba...
aku yakin, kamu pasti melewati rumahku ketika kamu pergi ke masjid
aku menunggumu...menunggu dibalik kaca dan tirai yang menutupi wajah antusiasku
aku hanya ingin memastikan bahwa kamu menjalankan ibadahmu dengan benar
meski terkdang kamu nggak lewat, tapi aku yakin, itu karena kamu menjalankan sholat jum'at di kampusmu
setiap pagi, aku diam-diam menunggumu di teras rumah, berharap kita bisa berangkat kuliah bersama
meski kita berbeda kampus, namun jalan kita samakan
diam-diam aku melihatmu melewati rumahku begitu saja, sambil berdoa agar kamu diberi keselamatan
diam-diam ketika kamu menulis status tentang begitu sulitnya proses, aku berdoa agar kamu diberi kemudahan
diam -diam aku melihatmu dari kejauhan
diam -diam aku mendengar suaramu dari kejauhan
diam - diam aku memperhatikanmu
diam-diam aku mencari tahu,menyimak,mengusahakan dan memperjuangkan kamu
aku yang selalu berusaha memperbaiki diri agar aku pantas bersanding denganmu
aku memang cuek dari luar, namun kamu perlu tahu,
aku adalah orang yang bersungguh-sungguh menginginkan kehadiranmu disampingku
sebenarnya aku ingin mengungkapkan perasaanku
namun aku tahu diri, kamu begitu sempurna, sehingga aku tidak berani berharap lebih
tapi kenyataannya aku sudah terlanjur untuk terlalu berharap bisa bersanding denganmu
sehingga aku berusaha memperbaiki diri, memantaskan diriku agar kelak aku pantas bersanding denganmu
aku dalam proses...
aku tahu, salah sebenarnya ketika aku memperbaiki diri hanya karena ingin bersanding denganmu, dan bukan karena Allah
namun, bukankah mencintai seseorang salah satu tandanya adalah membuat kita semakin mendekatkan kita kepada Allah ?
apa sedikit saja, tidak pernah ada perasaan lebih dari sekedar teman dihatimu untukku?
apa begitu tidak berartikah diriku?
apa karena aku tidak cantik?
aku sedang semangat-semangatnya memperbaiki diri, namun
aku kalah sebelum bertanding
seraut wajah yang menenangkan jiwa, senyum cantik wanita di foto profilmu..itukah orang yang kamu cintai?
aku saja sebagai wanita juga merasakan keteduhan jiwa ketika memandangnya, apalagi kamu
itukah sosok wanita yang selama ini kamu dambakan?
aku semakin menyadari, bahwa selama ini, aku tidak berarti apa-apa dalam pandanganmu
aku selalu menyebut namamu dalam setiap doaku, tapi mungkin dalam doamu tidak pernah ada namaku
kamu adalah apa yang aku tulis setiap hari, namun aku adalah apa yang tidk pernah kamu baca
ikhlas............. ?
aku mencoba menenangkan diriku sendiri
menerima kenyataan yang ada
sakit, begitu sakit kurasakan, hingga selama beberapa hari bahkan aku berpikir untuk tidak ingin berharap lagi
aku berusaha ikhlas dan pasrah
beberapa hari aku berpikir jika aku benar-benar sudah bisa menerima kenyataan dan ikhlas
namun kamu selalu memasang foto wanita itu di foto profilmu,sebenarnya aku sadar
bahwa sesuai dengan QS An-nur ayat 26
bahwa laki-laki baik-baik untuk wanita yang baik-baik, wanita baik-baik untuk laki-laki baik-baik dan sebaliknya
mungkin aku bukan orang baik yang pantas bersanding dengan laki-laki baik-baik seperti kamu
aku masih dalam tahap memantaskan dan mempersiapkan diri
dan dia adalah wanita baik-baik yang tidak perlu memantaskan dirinya untuk bersanding denganmu
karena kalian adalah pasangan baik-baik
dia lebih cantik, mempesona, berwajah teduh
dia jauh lebih sholehah 180 derajat dibanding aku, dia lebih pantas bersanding denganmu
seharusnya aku senang, karena kamu bisa mendapatkan wanita yang lebih baik dari aku
ya aku sadar, dan mencoba ikhlas dan berhenti berharap
namun, hati ini tidak bisa semudah itu berhenti untuk memikirkan kamu
setahun aku bersungguh-sungguh mencintai kamu
tapi kenapa harus berakhir dengan kecewa?
apakah perjuanganku selama ini harus berakhir sia-sia?
apa kamu tidak pernah melihat perjuanganku, setitik saja
kamu seharusnya tahu...
see, how much I love you.........
ah, selama ini aku hanya mencintaimu secara diam-diam
sehingga kamu tidak tahu betapa besarnya rasaku untuk kamu
sampai saat ini, perasaanku tidak pernah berkurang sedikitpun
biarkan rasaku bertahan sampai Allah yang menentukan
dengan siapa aku bersanding..
tapi izinkan aku berharap, orang itu tetap kamu :)
Rabu, 29 April 2015
Siapa sebenarnya dia ?
0 komentardia adalah seseorang yang kukagumi sudah lama, karena kesholehannya dan prinsip prinsipnya yang membuatku mengaguminya.
Mungkin tepatnya aku jatuh cinta dengan dia.Jatuh cinta itu fitrah manusia kan? Jadi izinkan aku jatuh cinta..izinkan aku mengaguminya...
Aku bukanlah tipe orang yang dengan mudah menyembunyikan perasaanku, apalagi dengan orang tua. Aku pernah mengatakan hal ini pada ibuku,bahkan hingga ibuku sudah memberikan lampu hijau dengan dia, karena ibuku sudah mengenal si dia juga.Padahal sangat jarang ibuku memberi izin,dulu ibuku sangat melarang, tapi jika sama dia, entah kenapa Ibu bahkan kakakku bilang "Iya".
Tapi masalahnya,emang dia punya rasa denganku??? Astaghfirullohaladzim...
Sebenarnya aku juga tahu diri, dia itu laki-laki yang tampan, seorang pemimpin, sholeh lagi..tentu lebih mudah bagi dia mencari wanita yang cantik dan sholehah.
Sedangkan aku? Aku tentu tidak akan ada apa-apanya dihadapan dia karena yang cantik saja banyak, kenapa harus memilih aku? Hmmm
Apalagi akhir-akhir ini dia sering membuat pm di bbm entah ia tunjukan kepada siapa, terkadang itu membuatku down, cemburu dan bertanya tanya, sebenarnya buat siapa sih pm itu? Sampai detik ini aku masih bertanya tanya .
Ya Allah jika dia memang untukku, maka dekatkanlah kami, tapi jika bukan, maka jadikanlah pandanganku terhadapnya biasa biasa saja,
Minggu, 26 April 2015
Catatan Hati yang JOMBLO
0 komentarJumat, 27 Maret 2015
Cara Mengajarkan Anak Menghafal Al Qur'an Sejak Dini
0 komentar-Bacakan Al Qur'an dari surat Al fatihah
-Tiap hari 4 kali waktu (pagi, siang, sore, malam)
-Tiap 1 waktu satu surat diulang 3x
-Setelah hari ke-5 ganti surat An Naas dengan metode yang sama
-Tiap 1 waktu surat yg lain-lain diulang 1x2
2. Diatas 2 tahun
-Metode sama denga teknik pengajaran bayi. Jika kemampuan mengucapkan kurang, maka tambah waktu menghafalnya, mis dari 5 hari menjadi 7 hari
-Sering dengarkan murattal
3. Diatas 4 tahun
-Mulai atur konsentrasi dan waktu untuk menghafal serius
-Ajari muraja'ah sendiri
-Ajari menghafal sendiri
-Selalu dimotivasi supaya semagat selalu terjaga
-Waktumenghafal 3-4x perhari
Ya Allah jadikan kami dan keluarga kami sebagai hambaMu yang mencintai Al-Qur'an. Jadikan anak keturunan kami sebagai generasi Qur'ani, penghafal dan pengamal Al-Qur'an. Jadikan Al-Qur'an sebagai syafaat di hari Akhir nanti. Aamiin Allaahumma Aamiin
Rabbi Hablii Minash Shaalihiin
Ya Allah anugerahkanlah kepadaku (seorang anak) yang termasuk orang-orang yang shalih ( QS. Ash-shaaffat : 100)
Minggu, 23 November 2014
Muwasshafat Tarbiyyah
0 komentar10 Ciri Kepribadian Muslim
1. Shalimul Aqidah : Aqidah yang lurus, bersih
2. Shohibul Ibadah : Ibadah yang benar
3. Matinul Khuluq : Akhlak yang kokoh
4. Qawiyul Jismi : Kekuatan Jasmani
5. Mutsaqaful Fikr : Intelek dalam berfikir
6. Mujahidun Li Nafsi : Melawan Hawa Nafsu
7. Haritsun Ala waqfihi : Pandai Menjaga waktu,manajemen waktu yang baik
8. Munazamun fii su'unihi : Teratur dalam segala urusan
9. Qadiran ala kasbi : Mandiri dari segi ekonomi
10.Nafi'un li ghoirihi : Bermanfaat bagi sesama
sumber gambar : Facebook
sumber materi : FU AAI (Follow Up Asistensi agama islam @el-furqon UNS )
Senin, 29 September 2014
Belajar Menjadi Muslimah Sejati dengan FKIP PG PAUD
1 komentarJumat, 26 September 2014
Waittt.... for Someone Special :)
0 komentargimana emang rasanya?
*kepo*
Alhamdulillah aku belum pernah mencicipi yang namanya pacaran. Menyedihkan? silahkan kalau memang anggapan kalian begitu,tapi bagiku, aku malah enjoyed banget.Alhamdulillah Single Happy kok ^^ ,ngenes ? ah nggak juga kok :) ,apa emang gara-gara nggak laku? *yaampun pertanyaannya nusuk bgt yang ini* terserah sih, kalian mau nilai aku nggak laku juga gapapa :)
kalo nggak laku ya kamu mempercantik dirilah! *ini nyesekk bgt ya* pdhl ngga ada yg ngomong kayak diatas semua itu sih :D
aku juga tahu diri kok, aku emang bukan wanita dengan paras cantik nan putih seperti wanita idaman kebanyakan.Simple, aku tuh orangnya nurut sama apa yang dibilang orang tua,dulu waktu mau menginjak masa SMA ibu bilang
Terus sekarang udah kuliah,berarti ortu ngebolehin dong pacaran? Em,boleh dibilang iya,ibu malah nyuruh nyari cowok *eh* maksudnya kenal - kenal gitu biar nggak kuper banget aku jadi cewek,gitu sih kata ibu. Emang kebetulan aku dan kakakku emang nggak terlalu mikirin cowok,kakakku aja yang sebenarnya sudah cukup umur untuk membina rumah tangga juga belum pernah pacaran.
Aku juga bingung,sebenarnya aku ini tipe orang cuek apa gimana,terlalu menutup diri? Mungkin.
Dulu sih pernah ada cowok yang kenalan lewat blog dan dia menyukai tulisanku sampe minta nomer hapeku.dan apa yang terjadi? Dengan polosnya aku ngasih,mikirku dia pengen ikutan nulis atau gimanalah,eh malah tiap malem neror, aku cuekin akhirnya juga ngilang lagi.wkwkw. ya daripada mereka nyesel pas ketemu akunya tapi nggak cantik,kebanyakan cowok kan emang nyari yang cantik parasnya . :)
aku nanya,emang kalau pacaran,setiap hri itu mesti smsan dan ngasih kabar ya? Katanya iya,terus aku nanya lagi gini
Isi smsnya ttg apa,nggak kehabisan topik pembicaraan tiap hari smsan?
Katanya sih kadang nanya udah makan belum,kamu lagi apa,pokoknya yang ngingetin2 gitu. Tapi aku malah mikirnya ngabisin pulsa banget,emang sih sekarang jamannya gratisan sms,tapi...akunya mungkin yang gak suka smsan,sehari aja aku smsan bisa diitung,beda banget sama temenku yang aku tanyain katanya gratisan 1000 sms sehari ada nggak cukup.
'Kok kamu nyari cowok yang islam2 banget Res,aku malah takut.e kalau dia terlalu alim ,aku nyari cowok yang islamnya ga terlalu aja'
What??? Kok malah bikin ngedown aja sih.Iya sih,ngefans sama orang alim nan sholeh itu 0% banget bakalan jadi,maksudnya kenalan apalagi pacaran..ya nggak mungkin dong ya..secara dia islami banget. Lagian siapa sih yang ngarepin dia jadi pacarku? Orang sekedar kagum aja kok,emang nggak boleh apa? :(
Maafkan..sampai aku malah udah tahu facebook,twitter,pin BBM dan bahkan pathnya,nomer hapenya aja aku punya.
Kalau ngepo'in fb dan twitter ya sering,tapi nggak sampai ditambahkan sebagai teman dan follow twitternya,pin bbnya juga nggak aku invite.nomer hapenya? Aku juga ga bakalan berani sms. Padahal temen-temenku pada nyuruh2 aku supaya ngeadd fbnya twitternya,dan ngeinvite bbmnya siapa tahu res,kalau kamu nggak memulai,gimana bisa dia kenal sama kamu....
Tapi tetep aja aku nggak berani, memandangi dan mengaguminya dari jauh itu sudah cukup kok bagiku :)
Mungkin benar kata temen2 aku,kalau aku itu terlalu tertutup jadi cewek.terlalu polos bahkan nggak mau beraksi lebih dulu ,istilahnya mungkin aku bukan cewek agresif :D
Ya Allah....
dia benar-benar beda
Sayangnya, sama sekali tak ada keberanian yang aku tunjukkan untuk mengungkapkan rasa itu....
Dia itu perfect banget bagi aku,terlalu perfect dimataku dan oleh sebab itulah aku nggak berani mendekatinya..
Kalau secara logika..ya nggak mungkinlah dia bakalan milih aku,pasti banyaklah cewek yang ngantri diluar sana yang lebih cantik,putih dan lebih baik daripada aku,ngapain dia milih aku *itu yang bikin aku minder sampai detik ini*
tapi tetep waktu aku curhat sama temenku entah mereka cuma mau menghibur atau emang berdasarkan fakta,mereka bilang gini
" nggak semua laki2 memandang wanita itu berdasarkan wajah res,siapa tahu dia juga menyimpan hal yang sama,suka sama kamu karena nyaman di dekat kamu dan kamu orangnya baik ,kamu nggak boleh rendah diri gitu res"
sakitnya menusuki jantung ini...melawan cinta yang ada dihati
dan upayaku tahu diri tak selamanya berhasil
pabila kau muncul terus begini tanpa pernah kita bisa bersama... :(
kalau diambil kesimpulan,aku nggak pernah punya kisah cinta, kalau kisah jatuh cinta sih banyak.haha, hanya sekedar naksir dan berharap tanpa ada tindakan apapun dari akunya sendiri.wkwkw
Tapi berhubung umur yang hampir menginjak kepala dua alias masa habis waktu remaja, aku bener-bener baru sadar,kalau kisahku itu ternyata menyedihkan juga,disaat remaja lain berbunga-bunga karena memiliki pasangan,eh akunya berkutik sama kesepian.wkwkw,tapi aku nggak pernah menyesali masa remajaku dulu kok.
Bukannya aku fanatik dan menutup diri. Kebanyakan orang yang belum pernah pacaran seperti aku pasti nanti dijodohin karena dirasa nggak bisa nyari sendiri..Waduhhh?? ini beneran lho,kemarin aja.,iya baru kemarin aku ditawarin mau dikenalin seseorang sama saudaraku sendiri.*eeh
haduh,aku belum siap nikah,aku masih kuliah dan aku bisa nyari sendiri.... !!!
Aku pengennya tuh gini,kalau pacaran ya sama satu orang yang bener-bener mau menerima aku apa adanya,bukan ada apanya.Dan pacaran itu bisa langgeng sampai jenjang yang lebih serius. Maksudnya aku cuma pengen setia sama satu orang aja seumur hidup aku,pokoknya aku pengen jadi wanita yang subhanallah juga kalau bisa,yang setia sama satu laki-laki aja. Aku nggak pengen punya mantan pacar atau apalah,karena nanti kalau kita menjadi istri seseorang dan kita punya masa lalu alias punya mantan,itu rasanya pasti beda dan dalam hati pasti ada rasa ngebanding2in dengan masa lalu kita.Itu komitmen aku sih,makanya aku menunggu seseorang yang special .
sebenarnya aku berharap banget someone special itu kamu,tapi aku juga harus sadar dan tahu diri siapa aku, mustahil ya bersanding dengan laki-laki sesubhanallah kamu, udah ganteng,pinter,sholeh lagi. Subhanallah :)
Ya Allah jika boleh aku meminta...izinkan dia yang Subhanallah untukku,namun jika memang cinta ini tidak berbalas,Ajarkan aku untuk ikhlas :)
akan ada laki-laki baik-baik untuk wanita yang mau memperbaiki dirinya . Bismillah :)
Baca Qur'an Surat An-nur ayat 26 :)
notes:
Aku masih sendiri,sendiri bukan karena menutup diri,tapi sendiri karena mempersiapkan diri untuk mendapatkan dia yang akhlaknya terpuji,seiring dengan langkahku memperbaiki diri dan belajar menjadi calon istri dan ibu yang baik di prodi PG-PAUD :D
Fighting Restu !!!
@Restusyamsi

